Kelola semua chat WhatsApp tim di satu tempat, bagi lead ke CS secara otomatis, dan lihat iklan mana yang benar-benar menghasilkan penjualan.
Apa yang ingin Anda kerjakan?
Coba gratisGratis 14 hari. Tanpa kartu kredit.
Pipeline lead
Lead dari Meta
Sudah closing
CRM yang membantu tim Anda fokus berjualan, bukan sibuk mencatat.
Lead dari rotator WhatsApp dan Lead Form langsung masuk ke daftar, lengkap dengan nama iklan dan kampanyenya. Tidak ada lagi lead yang tercecer di HP CS.
Lead baru hari ini
Banyak nomor WhatsApp, dibalas bersama oleh banyak CS. Chat dibagi otomatis, riwayat tetap tersimpan walau CS berganti.
Inbox tim
Lihat posisi setiap lead, dari baru masuk sampai closing. Ubah tahap dengan satu klik, dan tahu lead mana yang perlu segera dihubungi.
Tahap lead
Konversi dikirim balik ke Meta, Google Ads, dan TikTok. Untuk COD, penjualan baru dihitung saat paket diterima, jadi ROAS-nya sesuai uang yang masuk.
Hasil iklan bulan ini
Omzet
Rp 48,2 jt
ROAS (paket diterima)
3,4×
Dari klik iklan sampai uang masuk, semua data ada di satu tempat. Tim selalu tahu cerita lengkap setiap pelanggan.
Pasang satu baris script di website, lalu arahkan iklan ke rotator WhatsApp atau Lead Form. Setiap lead yang masuk langsung membawa nama iklan dan kampanyenya.
Bukan kumpulan tool yang disambung-sambung. Pelacakan, rotator WhatsApp, form, inbox, laporan, dan pengiriman konversi ada di satu tempat — karena begitu datanya terpisah, atribusinya ikut putus.
Satu baris script menyimpan click ID dari Meta, Google, dan TikTok, lalu membawanya sampai ke chat WhatsApp dan status closing.
Satu link iklan, dibagi otomatis ke banyak nomor CS — dan tiap klik tetap bisa dilacak asal iklannya.
Bangun halaman form sendiri lewat editor blok, pasang di website Anda, lead langsung masuk lengkap dengan asal iklannya.
Meta CAPI, Click-to-WhatsApp, Google Ads, GA4, dan TikTok Events — dikirim dari server, bukan dari browser.
Order dibuat ≠ uang masuk. V-Lab CRM menahan konversi Purchase sampai statusnya benar-benar diterima, dan menghitung RTS per kampanye.
Pengunjung → lead → dihubungi → terkualifikasi → closing, lengkap dengan biaya per lead dan per closing.
Bukan tombol "periksa lagi" yang menipu. Event yang masuk terlihat realtime, dan skor kesehatan menunjukkan apa yang masih bolong.
Chat pelanggan, penugasan ke agen, broadcast, template, label, dan pesan terjadwal — di aplikasi yang sama dengan datanya.
Aturan otomatis untuk mengubah tahap lead, plus API dan webhook untuk menyambungkan ke sistem yang sudah Anda gunakan.
Mengetahui iklan mana yang menghasilkan adalah setengah pekerjaan. Setengahnya lagi adalah memberi tahu platform iklannya, supaya optimasi mereka berhenti mengejar klik.
Purchase, Lead, dan InitiateCheckout dikirim dari server dengan hash identitas sesuai standar Meta.
gclid, gbraid, dan wbraid ditangkap saat mendarat, lalu dikembalikan saat closing terjadi — walau berminggu-minggu kemudian.
Event yang sama juga masuk ke Analytics, jadi laporan iklan dan laporan web bercerita hal yang sama.
ttclid ikut terbawa dari klik sampai closing, termasuk untuk penjualan yang selesai di WhatsApp.
Event ID dibuat deterministik supaya konversi tidak terhitung dua kali saat pixel browser ikut menyala. Pengiriman yang gagal dicoba ulang otomatis, dan yang sengaja dilewati tetap tercatat beserta alasannya.
Jika iklan Anda berakhir di chat WhatsApp atau di form, di situlah jejaknya biasanya hilang — dan di situ V-Lab CRM bekerja.
Masalahnya: Ads Manager menunjukkan ROAS 4×, tetapi 40% paket kembali. Meta belajar mencari orang yang suka memesan, bukan yang membayar.
Dengan V-Lab CRM: Purchase baru dikirim saat paket diterima. ROAS berdasar order dan berdasar paket diterima dipajang berdampingan, lengkap dengan RTS per kampanye.
Masalahnya: Chat masuk ramai, tetapi tidak ada yang tahu chat itu datang dari iklan yang mana — jadi tidak ada yang berani mematikan iklan boros.
Dengan V-Lab CRM: Tiap chat membawa kampanye asalnya sejak pesan pertama. Biaya per lead dan per closing terbaca sampai tingkat iklan, tanpa CS perlu bertanya apa pun.
Masalahnya: Klien menuntut bukti penjualan, sementara laporan yang ada berhenti di jumlah lead dan biaya per lead.
Dengan V-Lab CRM: Laporan per kampanye, per agen, dan per cabang dengan angka closing sungguhan — dan konversinya dikembalikan ke akun iklan klien supaya optimasinya ikut membaik.
Masalahnya: Closing baru terjadi berminggu-minggu setelah klik, jadi platform iklan tidak pernah tahu lead mana yang berakhir jadi uang.
Dengan V-Lab CRM: Lead disimpan lengkap dengan click ID-nya. Saat closing terjadi — sebulan pun — konversinya tetap bisa dikirim balik dengan nilai aslinya.
Semua paket dapat tracking dan atribusi penuh. Yang membedakan hanya sisi WhatsApp-nya: jumlah nomor, agent, dan kuota kirim.
Untuk yang baru mulai merapikan chat.
Untuk tim CS yang sudah aktif setiap hari.
Untuk volume besar & banyak divisi.
Kebutuhan khusus, atau harus di server sendiri.
Harga belum termasuk PPN. Butuh kuota atau nomor lebih banyak? Lihat add-on & rincian lengkap.
Kami belum ingin memajang testimoni sampai ada pelanggan yang benar-benar menuliskannya. Sementara ini, empat hal ini bisa Anda cek langsung saat mencoba.
Realtime
Verifikasi pemasangan
Event masuk terlihat saat itu juga
4 platform
Tujuan konversi
Meta, Google Ads, GA4, TikTok
RTS
Dihitung per kampanye
Purchase dikirim saat paket diterima
0–100
Skor kesehatan tracking
Perbaikan diurutkan dari yang paling berdampak
Pixel berhenti di website. Begitu pengunjung menekan tombol WhatsApp, jejaknya putus — Meta hanya tahu ada yang klik, tidak tahu siapa yang akhirnya membeli. V-Lab CRM menyambung bagian yang putus itu: click ID dari iklan dibawa masuk ke chat lewat kode unik di pesan pertama, closing yang Anda tandai di Dashboard dikirim balik ke platform iklan dari server. Pixel tetap boleh menyala — event ID-nya dibuat deterministik supaya konversinya tidak terhitung dua kali.
Coba gratis 14 hari tanpa kartu kredit. Lead pertama yang masuk sudah membawa nama kampanyenya.